Hari/Tanggal : Jum'at, 07 Shofar 1439 H/ 27 Oktober 2017 M
Oleh : Al Habib Abdul Qodir bin Ahmad Assegaf
رب عمر اتسعت آماده وقلت أمداده ورب عمر قليلة آماده كثيرة أمداده
Artinya : "Adakalanya umur seseorang panjang tetapi sedikit faidahnya, dan adakalanya umur seseorang itu pendek akan tetapi banyak faidahnya."
- Terkadang seseorang mendapatkan rizki tambahan umur daripada Allah, akan tetapi tidak mendapatkan karunia, malahan tidak ada faedah apa-apa, bahkan umur panjangnya hanya semakin menambah akan dosa-dosanya.
- Bahkan seiring berjalannya zaman, waktu terasa semakin cepat, bukan karena waktu itu lebih cepat, akan tetapi karena hilangnya keberkahan waktu itu karena sebab orang-orang yang banyak disibukkan oleh benda-benda yang bersifat duniawi.
- Keadaan manusia semasa hidupnya yang tidak digunakan untuk melakukan hal-hal yang bermanfaat itu dimisalkan orang tidur yang sedang bermimpi, seseorang yang tidur sebentar bisa jadi beberapa hari didalam mimpinya, begitupula kehidupan di dunia, walaupun terasa lama didunia, ia akan merasa sebentar tatkala sudah bangun (mati), sebagaimana dikatakan : الناس نيام وإذا ماتوا انتبهوا
Artinya : " Sesungguhnya Manusia itu senantiasa dalam keadaan tertidur, dan apabila mereka bangun, mereka akan menyadarinya."
- Dikatakan bahwa kelak salah satu adzab didalam qubur adalah gigitan Ular dan kalajengking, ada sebagian para Ulama' yang mengartikan bahwa yang dimaksud dengan hal itu adalah rasa sakit yang dirasakan seperti gigitan ular dan kalajengking sebab daripada penyesalan-penyesalannya selama di dunia daripada tidak pernah/ kurangnya dia didalam beribadah.
- Contoh keberkahan umuradalah sebagaimana yang dialami oleh Al Imam Al Habib Abdullah bin Alawi Al Haddad, Beliau didalam umur 17 tahun sudah menyandang mqom kewalian Quthbiyyah (Maqom yang tertinggi didalam maqom-maqom kewalian) . Sampai-sampai Syeikh Umar Bamakhromah memuji Beliau sebagai Ghulam Sa'atain.
- Yang dapat menyebabkan keberkahan seseorang didalam umurnya yaitu kosongnya ia daripada kesibukan-kesibukan.
- Diterangkan bahwa termasuk daripada yang dapat mengurangi kesibukan-kesibukan yaitu menikahnya seseorang dengan istri yang sholihah, karena sebagaimana yang dikatakan oleh para Ulama bahwa :
المرأة الصالحة ليست من الدنيا، لأنها تعينك إلى الآخرة
"Perempuan sholihah itu bukanlah termasuk daripada Dunia (termasuk akhirat), karena dia dapat membantumu kepada akhirat."
Wallahu a'lam bi Asshawab
Mudah-mudahan bermanfaat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar